Dosen Institut Pariwisata Trisakti Terlibat Dalam Ruwatan Rambut Gimbal di Dieng Culture Festival 2026

WONOSOBO – Dieng Culture Festival 2026 hadir sebagai ruang perjumpaan antara tradisi, alam, seni, dan masyarakat Dieng yang terus menjaga warisan leluhur dengan cara yang hidup dan relevan. Mengusung tema Spirit of Harmony, festival ini mengajak setiap langkah, suara, dan cahaya untuk melebur dalam satu napas: merayakan keberagaman, menumbuhkan kebersamaan, dan menjaga Dieng sebagai rumah budaya yang penuh makna.

Rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2026 berlangsung sejak 27 – 30 Agustus 2026 dan menjadi magnet wisatawan. Acara tahunan ini dihadiri sekitar 20.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, serta wisatawan mancanegara asal Prancis, Australia, dan Spanyol.

Dosen Institut Pariwisata Trisakti, Fifi Nofiyanti, turut serta dalam pelaksanaan Kirab Budaya dan Ruwatan Rambut Gimbal pada puncak Dieng Culture Festival (DCF) 2026 yang digelar di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Dalam prosesi ruwatan yang menjadi ikon DCF, tahun ini ada 13 anak yang rambutnya digimbal dan diruwat. Anak-anak tersebut berasal dari beberapa wilayah di Dieng dan Wonosobo.

Prosesi ruwatan dilakukan dengan sejumlah sesembahan sesuai tradisi masyarakat Dieng. Momen yang paling dinanti adalah saat anak-anak yang diruwat menyampaikan permintaannya. Panitia mengabulkan seluruh permintaan mereka sebagai simbol keberkahan dan harapan baik.

Keterlibatan akademisi seperti Ibu Fifi Nofiyanti mewakili Institut Pariwisata Trisakti diberi kesempatan langsung oleh ketua panitia Bapak Alif dan pemangku adat Mbah Sumanto. Kesempatan membawa kendi berisi air suci untuk proses ritual.

Rambut gimbal bukan sebuah petaka, namun anugerah dari leluhur untuk keseimbangan alam. Kirab Budaya yang mengiringi ruwatan menampilkan ratusan peserta dengan kostum tradisional. Sepanjang jalan menuju Kompleks Candi Arjuna, wisatawan disuguhi atraksi seni, musik, dan suasana dingin khas Dieng.

Dieng Culture Festival kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu festival budaya terbesar di Indonesia yang memadukan tradisi, pariwisata, dan partisipasi masyarakat.

Visited 4 times, 4 visit(s) today
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

Leave a Reply