Jakarta, 14 September 2026 – Melanjutkan rangkaian program edukasi tentang manfaat dan kebaikan keju, Prochiz, keju nomor 1 di Indonesia yang berada di bawah naungan PT Mulia Boga Raya Tbk (MBR), anak usaha PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood), menggandeng Institut Pariwisata Trisakti untuk menyelenggarakan kegiatan Cooking Demo yang diikuti oleh 150 mahasiswa.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan istimewa untuk belajar langsung bersama salah satu chef ternama Indonesia, yaitu Chef Degan Septoadji. Melalui sesi demo masak, Chef Degan membagikan berbagai pengetahuan, teknik, dan inovasi dalam mengolah hidangan keju sebagai salah satu bahan utama serta memiliki fleksibilitas tinggi dalam berbagai kreasi menu.
Kolaborasi antara Prochiz dan Institut Pariwisata Trisakti didasari pada kesamaan visi dalam mendukung Pendidikan yang berkelanjutan. Institut Pariwisata Trisakti mengusung visi edukasi sebagai “Center of Excellence in Tourism through Sustainable Learning and Education”, yang sejalan dengan komitmen Prochiz dalam menghadirkan edukasi yang memberikan nilai tambah bagi mahasiswa.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Prochiz dan Institut Pariwisata Trisakti turut menandatangani perjanjian kerja sama strategis untuk saling mendukung dalam pengembangan program edukasi dan peningkatan kompetensi mahasiwa. Penandatanganan kerja sama ini diwakili oleh Dede Patmawidjaja selaku Direktur Utama MBR dan Prof. Dr. Fetty Asmaniati, SE., MM. selaku Rektor Institut Pariwisata Trisakti.
Direktur Utama MBR, Dede Patmawidjaja menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen Prochiz dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya di bidang kuliner dan pariwisata.

“Kami percaya bahwa edukasi kepada generasi muda, terutama calon-calon chef dan pelaku industri kuliner, adalah investasi jangka panjang yang sangat penting. Melalui kolaborasi dengan Institut Pariwisata Trisakti ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus memperkenalkan lebih dekat kualitas produk Prochiz kepada para mahasiswa,” ujar Dede.
Lebih lanjut, Dede menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi model kolaborasi yang akan diperluas ke berbagai institusi pendidikan lainnya.
Sementara itu, Rektor IP Trisakti Fetty Asmaniati, SE., MM menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara Institut Pariwisata Trisakti dan MBR.

“Kolaborasi dengan Prochiz ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa kami untuk belajar langsung dari praktisi dan chef profesional. Ini sejalan dengan visi kami sebagai Pusat Unggulan dalam Bidang Pariwisata melalui pembelajaran dan Pendidikan yang Berkelanjutan, di mana mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Fetty.
Menurutnya, keterlibatan langsung para praktisi industri dalam proses pembelajaran merupakan nilai tambah yang penting bagi mahasiswa.
Kegiatan Cooking Demo di Institut Pariwisata Trisakti ini menjadi program percontohan bagi MBR dalam memperluas edukasi kuliner kepada generasi muda. Melalui program ini, MBR berupaya menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan melalui berbagai kegiatan yang memberikan wawasan, keterampilan, dan pengalaman praktis kepada mahasiswa serta siswa sekolah kejuruan.
Ke depan, program serupa akan terus dikembangkan dan dilaksanakan di berbagai universitas maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda yang kompeten dan siap bersaing di industri kuliner.
Dengan menghadirkan kolaborasi dengan institusi pendidikan, kami akan terus menghadirkan berbagai program edukatif yang tidak hanya memperkenalkan beragam menu keju, tetapi juga mendorong lahirnya para profesional muda yang siap berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri kuliner Indonesia.








