Experiental Learning Bagi Mahasiswa Baru Program Studi Usaha Perjalanan Wisata

Pada 27 September 2023 Prodi Usaha Perjalanan Wisata melaksanakan kegiatan rangkaian PK2MB Tahun 2023 dalam bentuk kegiatan “Experiental Learning“. Pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pentingnya pengalaman langsung sebagai alat pembelajaran yang efektif.

Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB di Ruang Audiovisual IP Trisakti. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Djoni Wibowo, SE., MM selaku Wakil Rektor I, yang dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini diharapkan semua mahasiswa baru IP Trisakti dapat menanamkan Core Value dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Turut hadir dalam kegiatan ini, Bapak Rianto, M.Si.Par selaku Kepala Departemen Usaha Perjalanan Wisata.

Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) Prodi Usaha Perjalanan Wisata di ikuti sebanyak 38 mahasiswa baru, 7 Mahasiswa Darmasiswa dan melibatkan mahasiswa angkatan 2022 sebagai fasilitator, selain itu mahasiswa angkatan 2022 merupakan implementasi praktik pembelajaran pada mata kuliah Minat Khusus yang sedang di jalankan pada semester ganjil 2023/2024. Instruktur kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Wawan Kurniawan Praktisi Assosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI).

Kegiatan ini mengangkat nilai – nilai core value dalam kegiatan simulasi games yang diharapkan muncul berkegiatan yang akan menanamkan nilai – nilai core value di setiap mahasiswa dalam kegiatan sehari hari. Nilai – nilai “Smart, Integrity, Attitude, Passion” (S.I.A.P) merupakan nilai inti yang dapat menjadi pedoman penting dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan lingkungan kampus IP Trisakti dengan menggunakan media – media yang berdampak mendalam dengan tujuan, yaitu:

Smart (Cerdas). Dalam games simulasi, mahasiswa dapat mengaplikasikan kecerdasan mereka untuk merencanakan strategi yang efektif dan mencari solusi cerdas dalam situasi tertentu.

Integrity (Integritas). Mahasiswa harus memainkannya dengan jujur, mematuhi aturan, dan tidak melakukan tindakan curang. Ini mencerminkan nilai integritas. Mahasiswa harus menjaga integritas mereka dalam tindakan dan perkataan.

Attitude (Sikap). Sikap positif dalam games dapat membantu mahasiswa menjalani permainan dengan semangat yang baik dan menjalani tantangan dengan baik.

Passion (Gairah). Gairah dapat mendorong mahasiswa untuk mengejar minat dan tujuan mereka dengan tekad dan dedikasi.

Dengan menggabungkan nilai-nilai “Smart, Integrity, Attitude, Passion” ke dalam kegiatan simulasi games, mahasiswa dapat belajar untuk menerapkan nilai-nilai ini dalam tindakan mereka dan menjadi pribadi yang lebih baik di kehidupan sehari – hari mereka.

Visited 81 times, 1 visit(s) today
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

leave a reply