Jakarta Selatan, 29 April 2026 – Institut Pariwisata Trisakti menggelar Workshop Coaching Entrepreneurship Skills yang berlangsung pada Selasa, 29 April 2026 pukul 16.00 – 18.00 WIB di Ruang Audiovisual, Gedung B, Institut Pariwisata Trisakti. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Program Studi S1 Kewirausahaan dan S1 Bisnis Digital. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa dengan bimbingan langsung dari praktisi industri.

Acara dibuka oleh Bapak Dr. Amrullah, M.Hum., M.Si.Par., CHE., Dekan Fakultas Vokasi dan Pejabat Kepala Program Studi S1 Kewirausahaan IP Trisakti. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa, khususnya di bidang pariwisata dan bisnis. Beliau juga menyoroti bahwa selain pengetahuan teoretis, aplikasi praktis, coaching, dan networking adalah kunci untuk keberhasilan dalam dunia kewirausahaan.

Bapak Eduard Rudolf Pangkerego, M.Par., COO Artotel Group, berbagi pengalamannya dalam keberhasilan bisnis dan tantangan dalam memulai usaha. “Memulai usaha memerlukan ketekunan dan kesiapan untuk menghadapi kegagalan. Kewirausahaan bukan hanya tentang modal, tetapi juga tentang kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi untuk menciptakan nilai tambah,” ungkapnya. Beliau juga menekankan pentingnya jejaring (networking) dalam dunia bisnis.

Sesi workshop dipandu oleh Bapak Joko Haryono, M.Par., CHA., Kepala Pusat Bisnis Kepariwisataan IP Trisakti. Sebagai moderator, beliau mengajak peserta untuk berdiskusi secara aktif tentang tantangan yang dihadapi oleh para wirausahawan muda di era digital ini. “Kewirausahaan bukan hanya tentang memulai bisnis, tetapi tentang mentalitas bertahan dan inovasi berkelanjutan, yang harus dipahami oleh setiap calon pengusaha,” ujarnya dalam sesi interaktif.
Selain itu, workshop ini juga mengusung tema pengelolaan bisnis berbasis digital, dengan praktik langsung yang melibatkan mahasiswa dalam mengembangkan rencana bisnis dan strategi pemasaran. Mahasiswa dibimbing untuk memahami cara menyusun rencana bisnis yang praktis dan mengimplementasikan digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar. Bapak Eduard menambahkan, “Di zaman sekarang, AI dan teknologi digital bukan hanya alat bantu, tetapi sudah menjadi kunci utama dalam mengembangkan bisnis yang efisien dan inovatif.”
Di akhir acara, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan ide bisnis mereka, yang kemudian dianalisis oleh Bapak Eduard dan Bapak Joko. Diskusi ini memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan masukan langsung dari praktisi, sekaligus meningkatkan pemahaman mereka tentang tantangan yang dihadapi dalam dunia bisnis.
Dengan adanya workshop ini, mahasiswa Program Studi S1 Kewirausahaan dan S1 Bisnis Digital diharapkan dapat menerapkan teori kewirausahaan yang telah dipelajari di kelas ke dalam praktik bisnis nyata, dan siap untuk menghadapi dunia usaha dengan pengetahuan, keterampilan, dan mental kewirausahaan yang lebih matang. Bapak Dr. Amrullah juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kewirausahaan di IP Trisakti.

