Lab. Teaching Travel IP Trisakti Jadi Wadah Uji Kompetensi Global Distribution System SMK Jaya Wisata 1

Jakarta, 14 Januari 2026 – Laboratorium praktik Trisakti Teaching Travel Program Usaha Perjalanan Wisata di Institut Pariwisata Trisakti dimanfaatkan sebagai lokasi Uji Kompetensi (UKom) Global Distribution System (GDS) yang diselenggarakan oleh SMK Jaya Wisata 1. Pemanfaatan fasilitas ini bertujuan menghadirkan pengalaman uji kompetensi berbasis praktik nyata yang menyerupai proses kerja di industri perjalanan, khususnya dalam pengoperasian sistem reservasi digital.

Sebagai laboratorium pembelajaran, Trisakti Teaching Travel dirancang menyerupai lingkungan kerja biro perjalanan profesional. Fasilitas ini dilengkapi perangkat pendukung praktik layanan perjalanan, mulai dari simulasi pemesanan transportasi, akomodasi, hingga perancangan paket wisata. Melalui UKom berbasis GDS, peserta diuji kemampuan teknisnya dalam mengakses jadwal, mengecek ketersediaan layanan, serta melakukan simulasi transaksi reservasi secara sistematis.

Pelaksanaan UKom di lab praktik ini mendorong penguatan asesmen kompetensi yang lebih kontekstual. Peserta tidak hanya dinilai dari pemahaman teori, tetapi juga ketepatan prosedur kerja, kecepatan mengoperasikan sistem, serta akurasi dalam memasukkan data reservasi. Pola asesmen ini selaras dengan tuntutan dunia industri perjalanan yang mengedepankan ketelitian dan kemampuan adaptasi terhadap teknologi.

Pemanfaatan Trisakti Teaching Travel sebagai lokasi UKom juga memperkuat keterhubungan pembelajaran vokasi dengan kebutuhan dunia kerja. Lingkungan praktik yang menyerupai biro perjalanan memungkinkan peserta membangun kebiasaan kerja profesional sejak dini, termasuk disiplin alur kerja layanan perjalanan dan pemahaman standar operasional penggunaan sistem reservasi.

Mendatang penggunaan laboratorium praktik ini diharapkan dapat terus dioptimalkan sebagai pusat pengembangan kompetensi digital bidang Usaha Perjalanan Wisata. Selain untuk UKom GDS, Trisakti Teaching Travel juga berpotensi dimanfaatkan untuk simulasi layanan berbasis teknologi lainnya, sehingga peserta didik memiliki kesiapan keterampilan yang relevan dengan dinamika digitalisasi industri pariwisata.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

Leave a Reply