Jakarta, 21 Januari 2025 — Institut Pariwisata Trisakti (IP Trisakti) melakukan kunjungan penjajakan kerja sama ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten sebagai upaya memperluas kolaborasi dalam bidang pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Kunjungan ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Pemasaran, Kerja Sama, Alumni & JAS Institut Pariwisata Trisakti, Dr. Novita Widyastuti, bersama Kepala Bagian Kerja Sama, Alumni & JAS, Tri Djoko Sulistyo, MM. Rombongan IP Trisakti diterima oleh jajaran pimpinan dan perwakilan bidang di BAZNAS Provinsi Banten.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Provinsi Banten memaparkan struktur dan tugas masing-masing bidang, antara lain Bidang I Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah; Bidang II Pendistribusian dan Pendayagunaan; Bidang III Perencanaan dan Pelaporan; Bidang IV yang berfokus pada aman syariah, aman regulasi, dan NKRI; serta Bidang V SDM dan Umum.
Berbagai potensi kerja sama strategis dibahas dalam pertemuan ini. Di bidang kemanusiaan dan pendidikan, kerja sama dapat diwujudkan melalui program beasiswa, termasuk Beasiswa Cendekia BAZNAS serta skema bantuan pendidikan lainnya, dengan tetap memperhatikan ketentuan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Selain itu, IP Trisakti juga berpeluang terlibat dalam program “Zakat Goes to School” untuk memperkenalkan pendidikan pariwisata kepada masyarakat sejak dini.
Pada sektor kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia, potensi kolaborasi mencakup pelatihan-pelatihan bagi penerima manfaat. Sementara itu, dalam bidang pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Provinsi Banten membuka peluang pendampingan bagi UMKM binaan, khususnya pada sektor kuliner dan ritel (mart), yang sejalan dengan kompetensi kepariwisataan dan kewirausahaan IP Trisakti.
Kerja sama juga berpotensi dikembangkan melalui kegiatan penelitian dan pendampingan desa-desa yang memiliki potensi pariwisata, termasuk pengembangan kampung berdaya berbasis pariwisata. Alumni Institut Pariwisata Trisakti yang berdomisili di Provinsi Banten diharapkan dapat dilibatkan sebagai pendamping pariwisata dalam program-program BAZNAS.
Selain itu, peluang magang bagi mahasiswa IP Trisakti, khususnya dari program studi yang relevan dengan bisnis dan pariwisata, juga menjadi salah satu poin pembahasan sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat.
Melalui kunjungan ini, Institut Pariwisata Trisakti berharap penjajakan kerja sama dengan BAZNAS Provinsi Banten dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kesepakatan formal, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan pendidikan, ekonomi umat, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

