Jakarta: Institut Pariwisata Trisakti (IPT) resmi menjalin kerja sama dengan melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan PT. Whitesky Aviation, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan memperkuat sinergi antara pendidikan dan industri pariwisata. Penandatanganan ini digelar pada acara Heli Expo Asia (HEXIA) Cengkareng Heliport, Tangerang, pada Jumat (22/8/2025).
Acara ini turut disaksikan oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus Ketua Ikatan Alumni Trisakti, Maman Abdurrahman, yang memberikan apresiasi atas langkah kolaborasi strategis antara industri pariwisata dengan akademisi.
Rektor Institut Pariwisata Trisakti, Fetty Asmaniati, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.

“Kami berharap, dengan adanya kerja sama ini, kualitas pariwisata Indonesia dapat terus meningkat,” kata Fetty.
Ia menilai, dengan kolaborasi bersama Whitesky Aviation dapat membuka akses mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di lapangan.
“Kolaborasi ini tidak hanya mendukung pendidikan, tetapi juga membuka peluang penelitian dan pengabdian masyarakat, sehingga pariwisata Indonesia semakin dikenal dan dihargai di dunia internasional,” ujar Fetty.
Sementara itu, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya memanfaatkan momentum ini untuk membangun ekosistem pariwisata yang lebih kuat, khususnya yang berorientasi pada pengembangan ekonomi masyarakat.

“Momentum MoU ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata, terutama dengan mengembangkan UMKM di sekitar desa wisata,” kata Maman.
“Kami juga akan mendorong pembiayaan di sektor pariwisata dan transportasi udara untuk memperluas akses dan peluang,” sambung dia.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperkuat integrasi antara dunia pendidikan, sektor pariwisata, dan transportasi udara.