Jakarta Islamic Centre bekerja sama dengan Institut Pariwisata Trisakti menyelenggarakan diskusi Islam dan Peradaban, dengan tema: “Pemberdayaan Pekerja Perempuan di Jakarta”. Berlokasi di Lobby Convention Hall, Jakarta Islamic Centre Jakarta Utara. Jumat (24/10/2025).
Dalam sambutannya Dr. KH. Rasyid selaku Kepala Divisi Pendidikan dan Pengajaran JIC, menjelaskan dalam tesisnya wanita sebagai Ibu Rumah Tangga dapat berpolitik, tentunya setelah menjaga anak-anaknya dan menghormati suaminya.

“Saat ini banyak pemimpin-pemimpin wanita, Kasudin Tata Air itu perempuan, Kepala Bapeda itu perempuan, tidak ada lagi perbedaan, apalagi Rektor Trisakti dari pariwisata perempuan, ” ujar Rasyid.
Diakhir sambutannya Rasyid berpesan, antara laki-laki dan perempuan dapat menjadi satu mitra dan menjadi kolaborasi untuk kemaslahatan bersama.
Sementara Dr. Novita Widyastuti, M.Si.Par selaku Wakil Rektor III Institut Pariwisata Trisakti, dalam sambutannya mengatakan bahwa wanita memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat tentunya melalui keluarga yang lebih utama.

“Di Jakarta pada saat ini melalui data yang kami dapatkan dari BPS jumlah pekerja perempuan ini mencapai 47% dari total angkatan kerja dan ini menunjukkan bahwa hampir separuh kekuatan ekonomi Jakarta itu digerakkan oleh tenaga kerja wanita, ” kata Novita.
Lebih lanjut Novita menngatakan, menurut Kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak lebih dari 35% rumah tangga di perkotaan dipimpin oleh perempuan baik karena faktor ekonomi perceraian maupun kehilangan pasangan.
Diakhir sambutannya Novita berpesan, Islam mendorong perempuan untuk aktif berpendidikan dan berdaya guna menjaga nilai normal dan keseimbangan dalam peran keluarga.

Dalam diskusi yang diikuti oleh 100 peserta ini, pembicara utama membahas cara meningkatkan peran dan pemberdayaan perempuan di dunia kerja Jakarta dengan perspektif peradaban Islam, bersama Dr. Nurbaeti, M.M. selaku Wakil Rektor II Institut Pariwisata Trisakti dan Wulansari, S.H., M.H. dari Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi DKI Jakarta.
Diskusi selanjutnya, Dr. Candra Hidayat, M.Par menjelaskan materi tentang higienis dan sanitasi, dan diakhiri dengan pelatihan pembuatan kue Bolen Dough, Bolu Ketan Hitam Keju, Kue Onde, dan Peyek Kembang Goyang oleh Chef Chairul Salim, M.Par.








