BANTEN, 7 November 2026 – Mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui ajang *La Cuisine Culinary Competition 2026* yang berlangsung pada 4–7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten. Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti berhasil meraih sejumlah penghargaan, mulai dari *Best Score*, Gold Medal, Silver Medal, Bronze Medal, hingga Diploma, di tengah persaingan peserta dari delapan negara, yakni Indonesia, Korea, Taiwan, China, Nepal, Mongolia, Malaysia, dan Pakistan.
Pencapaian ini menjadi semakin berarti mengingat para mahasiswa hanya memiliki waktu persiapan sekitar satu bulan sebelum mengikuti kompetisi. Di tengah proses persiapan, mereka tetap menjalankan kewajiban akademik, termasuk mengikuti perkuliahan dan melaksanakan praktik kerja lapangan di industri. Keterbatasan waktu tersebut tidak mengurangi semangat dan komitmen mahasiswa untuk memberikan hasil terbaik dalam kompetisi kuliner berskala internasional.
Berbagai penghargaan yang diraih mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan kuliner, menguasai teknik pengolahan makanan, serta menerapkan kreativitas dan inovasi dalam menghasilkan sajian berkualitas. Berikut sejumlah pencapaian yang berhasil diraih mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti.
1. BEST SCORE DAN GOLD MEDAL – Jajanan Pasar Indonesia

Chelvie dan Olivia Citra – Program Studi Perhotelan 2025
Salah satu pencapaian membanggakan diraih oleh Chelvie dan Olivia Citra melalui kategori Jajanan Pasar Indonesia. Keduanya berhasil memperoleh penghargaan *Best Score* sekaligus Gold Medal atas sajian kuliner tradisional Indonesia yang mereka hadirkan.
Keberhasilan tersebut didukung oleh inovasi dalam mengolah jajanan pasar menjadi sajian dengan tampilan modern tanpa menghilangkan cita rasa autentiknya. Melalui teknik penyajian (*plating*) yang elegan, keduanya mampu memadukan kekayaan kuliner tradisional Indonesia dengan sentuhan kreativitas dan standar penyajian kuliner internasional.
Inovasi tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam menampilkan jajanan pasar sebagai bagian dari kekayaan gastronomi Nusantara yang memiliki daya saing di tingkat global. Sajian tradisional yang selama ini dikenal sebagai kuliner khas masyarakat Indonesia berhasil dikembangkan dengan pendekatan yang lebih modern dan profesional, sekaligus tetap mempertahankan karakter serta keaslian rasanya.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional Indonesia memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat internasional. Melalui kreativitas dan keterampilan mahasiswa, warisan kuliner Nusantara dapat menjadi karya gastronomi yang relevan dengan perkembangan industri kuliner global.
2. BEST SCORE DAN SILVER MEDAL – Gingerbread

Adrian Saputra – Program Studi Perhotelan 2024
Prestasi berikutnya diraih oleh Adrian Saputra dalam kategori *Gingerbread*. Ia berhasil memperoleh Silver Medal sekaligus *Best Score* dengan nilai tertinggi di kelas yang diikutinya.
Dalam kompetisi tersebut, Adrian menunjukkan penguasaan teknik pembuatan roti serta kemampuan dalam memperhatikan kualitas produk secara menyeluruh. Aspek tekstur, aroma, cita rasa, dan tampilan menjadi bagian penting yang mendukung hasil karyanya.
Pencapaian ini memperlihatkan kemampuan Adrian dalam menerapkan keterampilan tata boga yang diperoleh selama proses pembelajaran dan latihan. Keberhasilannya juga menjadi bukti bahwa mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti mampu menunjukkan kompetensi dan daya saing dalam kompetisi kuliner internasional.
3. GOLD MEDAL – Aussie Western Main Course
**Keisha Ling – Program Studi Perhotelan 2025**
Penghargaan Gold Medal selanjutnya diraih oleh Keisha Ling dalam kategori *Aussie Western Main Course*. Keberhasilan ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Keisha, mengingat La Cuisine Culinary Competition 2026 merupakan pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi kuliner internasional.
Kategori *Western Main Course* menuntut penguasaan teknik memasak, ketepatan tingkat kematangan bahan makanan, keseimbangan bumbu (*seasoning*), serta penyajian hidangan yang menarik. Keisha mampu menunjukkan keterampilan tersebut melalui persiapan dan latihan intensif selama satu bulan sebelum kompetisi berlangsung.
Perolehan Gold Medal ini menjadi gambaran atas kerja keras, kedisiplinan, dan kesungguhan mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi kuliner. Keberhasilan Keisha sekaligus memperkuat pencapaian Institut Pariwisata Trisakti dalam ajang kompetisi kuliner internasional tersebut.
BERIKUT DAFTAR PERAIH PENGHARGAAN MAHASISWA INSTITUT PARIWISATA TRISAKTI:
**BEST SCORE**
– Chelvie dan Olivia Citra – Jajanan Pasar (Perhotelan 2025).
– Adrian Saputra – Gingerbread (Perhotelan 2024).
**GOLD MEDAL**
– Keisha Ling – Aussie Western Main Course (Perhotelan 2025).
– Chelvie dan Olivia Citra – Jajanan Pasar (Perhotelan 2025).
**SILVER MEDAL**
– Amanda Nayla – Asian Laksa (Perhotelan 2025).
– Dwi Hendrik Setiawan – Asian Main Course Chicken (Perhotelan 2024).
– Athaya Batari – Junior Asian Pasta (Perhotelan 2024).
– Reghia Rahman – Junior Asian Pasta (Perhotelan 2025).
– Adrian Saputra – Gingerbread (Perhotelan 2024).
– Athaya Batari – Probiotik Chicken (Perhotelan 2024).
**BRONZE MEDAL**
– Faries Mayer – Asian Beef (Perhotelan 2025).
– Judith Fransesva – Christmas Cookies (Perhotelan 2024).
– Sweta Zalfa Gunawan – Western Plated Dessert (Perhotelan 2025).
– Nabila Putri Maharani – Sate Nusantara (Perhotelan 2025).
– Faries Mayer – Probiotik Chicken (Perhotelan 2025).
– Aisyah Turidho – Best Chiffon Cake (Perhotelan 2024).
– Delsya Trie Anjani – Best Chiffon Cake (Perhotelan 2024).
– Muhammad Faisal – Main Course Probiotik Chicken (Perhotelan 2023).
**DIPLOMA**
– Jesica Septiani Eka Putri – Christmas Cookies (Kewirausahaan 2024).
– Muhammad Faisal – Professional Asian Beef (Perhotelan 2023).
– Muhammad Faisal – Fish Main Course (Perhotelan 2025).
– Dafa Fitra Pratama – Sate Nusantara (Perhotelan 2025).
– Faiza Innara – Best Chiffon Cake (Perhotelan 2025).
– Reinata Zahra – Modern Jajanan Pasar (Perhotelan 2024).
Rangkaian prestasi yang diraih dalam La Cuisine Culinary Competition 2026 menjadi bukti atas kerja keras, dedikasi, dan kemampuan mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti dalam mengembangkan kompetensi di bidang kuliner. Persiapan selama satu bulan di tengah aktivitas perkuliahan dan praktik industri menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membentuk kedisiplinan, ketangguhan, serta profesionalisme mahasiswa.
Institut Pariwisata Trisakti senantiasa mendukung pengembangan potensi dan kompetensi mahasiswa melalui berbagai kesempatan pembelajaran, pelatihan, serta partisipasi dalam kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para mahasiswa dan institusi, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam memperkenalkan kemampuan generasi muda Indonesia di bidang kuliner kepada masyarakat internasional. Institut Pariwisata Trisakti mengapresiasi seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi dan mengharumkan nama institusi melalui pencapaian tersebut.
Selamat kepada seluruh mahasiswa berprestasi. Terus berkarya, berinovasi, dan tunjukkan bahwa kompetensi serta kreativitas mahasiswa Indonesia mampu bersaing di panggung internasional.
