Kolaborasi Alumni dan Akademisi, Program Studi S1 Kewirausahaan Bekali Mahasiswa Strategi Pengembangan Bisnis Melalui Guest Lecture

JAKARTA – Dalam upaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di bidang pariwisata tetapi juga tangguh sebagai wirausahawan, Program Studi S1 Kewirausahaan Institut Pariwisata Trisakti (IPT) sukses menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture pada Rabu, 4 November 2026. Mengusung semangat kolaborasi lintas disiplin, acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi, yakni S1 Kewirausahaan, S1 Bisnis Digital, dan S.Tr. Pengelolaan Perhotelan.

Kegiatan akademik ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan kampus. Turut hadir secara langsung Bapak Dr. Surya Fadjar Boediman, MM.Par. selaku Dekan Fakultas Pariwisata, Bapak Dr. Michael Khrisna Aditya, M.Par. selaku Kepala Program Studi S1 Kewirausahaan, serta Bapak Yudhitya Gandhi Santosa, S.Kom., dari Sekretariat Program Studi S1 Pariwisata, Kewirausahaan, dan Bisnis Digital. Daya tarik utama dari kuliah tamu ini adalah kehadiran dua narasumber yang merupakan alumni kebanggaan dari S.Tr. Pengelolaan Perhotelan IPT, yang kini telah sukses membangun bisnis mereka masing-masing.

Sesi pertama diisi oleh Ibu Fella Felecia, Owner Warung Bali Bli Gung sekaligus alumni angkatan 2007. Membawakan materi bertajuk “Strategi Merintis, Mengembangkan, dan Memperluas Bisnis Melalui Kemitraan Investor”, Fella menekankan bahwa memulai bisnis itu gampang, tetapi mempertahankannya adalah hal yang susah. Ia membagikan perjalanannya yang bermula dari ketertarikan pribadi dan visi untuk menjadikan Jakarta seperti kampung halaman melalui makanan khas daerah. Terkait ekspansi, Fella menyoroti pentingnya peran investor, di mana investor bukan sekadar orang yang memberikan uang, melainkan partner yang harus memiliki kesamaan visi, ekspektasi, dan pemahaman risiko. Ia juga mengingatkan mahasiswa bahwa kemitraan yang sehat harus dimulai dari kesepakatan yang jelas mengenai modal, peran, hingga pembagian profit dan risiko, dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Bapak Bobby Danniswara Winata, Managing Director Legalist Indonesia dan alumni angkatan 2012. Dengan topik “Legal First, Business Ready”, Bobby membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya membangun bisnis yang aman, profesional, dan siap bertumbuh. Ia mengubah stigma pengusaha pemula dengan menegaskan bahwa legalitas bukanlah biaya, melainkan sebuah pintu. Bobby menjelaskan bahwa legalitas membuka lima pintu utama bagi bisnis: akses tender, kontrak korporat, rekening dan pembiayaan bank, wadah resmi untuk investor, serta perlindungan merek. Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahaya menjalankan bisnis tanpa hitam di atas putih, karena kesepakatan lisan sering kali terasa cukup saat usaha masih kecil, namun masalah akan muncul saat keuntungan mulai besar. Sebelum mencari investor, Bobby menyarankan para pengusaha muda untuk merapikan kontrak, pajak, dan legalitas dasar.

Melalui kegiatan Guest Lecture ini, Institut Pariwisata Trisakti berharap para mahasiswa mendapatkan gambaran dunia nyata yang komprehensif. Perpaduan antara ilmu operasional, strategi ekspansi bisnis, dan kesadaran hukum yang dibagikan oleh para alumni diharapkan mampu menjadi bekal kuat bagi mahasiswa untuk merintis startup hingga sukses melakukan scale-up di masa depan.

Visited 12 times, 13 visit(s) today
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

Leave a Reply