YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti. Tim yang terdiri dari Aisyah Turidho dan Stefani Layressa dari Prodi Perhotelan angkatan 2024 berhasil meraih Juara 1 dalam ajang kompetisi kuliner “Le Grand Chef” yang digelar di Yogya Convention Center. (30/8/2026)
Lomba ini diikuti ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi vokasi dan pariwisata di Indonesia. Dari jumlah pendaftar yang cukup banyak, panitia melakukan proses seleksi ketat hingga akhirnya ditetapkan 25 tim terbaik yang lolos ke babak final.

Pada babak pertama, Aisyah dan Stefani menampilkan keahlian mereka dalam membuat kue tampah. Mereka menyajikan 6 jenis kue tradisional khas Indonesia, yaitu gemblong, muso, pulut sarikaya, lapis pepe, bika ambon, dan gomak. Penilaian juri menitikberatkan pada cita rasa autentik, teknik pembuatan, dan kerapian penyajian.
Memasuki babak kedua, keduanya mengangkat tema modern plated dessert yang terinspirasi dari bubur jenang. Dengan sentuhan teknik pastry modern, mereka berhasil mengadaptasi cita rasa tradisional ke dalam bentuk penyajian yang elegan dan kekinian tanpa menghilangkan identitas aslinya.
Kombinasi antara pelestarian kuliner nusantara dan inovasi penyajian inilah yang akhirnya mengantarkan tim Institut Pariwisata Trisakti menjadi yang terbaik dan keluar sebagai juara.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kue tradisional dan bubur jenang bisa naik kelas. Dengan plating modern, kuliner Indonesia tetap relevan untuk hotel dan restoran bintang lima,” ujar Aisyah Turidho usai pengumuman pemenang.
Kemenangan ini menambah daftar prestasi mahasiswa Institut Pariwisata Trisakti di bidang perhotelan dan tata boga. Diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan mengangkat kuliner Indonesia ke kancah yang lebih luas.
