Sinergi IP Trisakti dan Kemlu RI: Bekali Staf KEPPRI/WAKEPPRI dengan Kompetensi Pelayanan Prima

JAKARTA, 13 Agustus 2026 – Institut Pariwisata Trisakti melalui Pusat Bisnis Kepariwisataan kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia berskala global dengan menyelenggarakan “Pelatihan Hospitality Bagi Staff Bawaan KEPPRI/WAKEPPRI”. Berkolaborasi secara strategis dengan Kementerian Luar Negeri, kegiatan ini dirancang secara komprehensif untuk membekali para staf bawaan Kepala Perwakilan Republik Indonesia (KEPPRI) dan Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia (WAKEPPRI) dengan kompetensi pelayanan prima (service excellence) berstandar internasional.

Berlandaskan pada kajian akademis dan riset kepariwisataan kontemporer, hospitality tidak lagi sekadar industri, melainkan instrumen soft diplomacy yang krusial. Oleh karena itu, pelatihan ini difokuskan pada penguasaan etiket global, komunikasi lintas budaya, serta standar operasional tata graha dan tata hidang yang menjadi representasi wajah bangsa di berbagai ranah diplomatik.

Guna memastikan tercapainya luaran (output) pembelajaran yang optimal dan kondusif, para peserta yang berjumlah 5 orang dibagi ke dalam 2 ruang kelas praktik dan teori yang berlokasi di Teaching Resto Arimbi dan Teaching Room Studio 28 Institut Pariwisata Trisakti. Pelatihan ini berlangsung intensif sejak pukul 08.30 hingga 16.00 WIB.

Adapun rincian penugasan instruktur ahli dan pembagian ruang pelatihan adalah sebagai berikut:

  • Ruang Teaching Resto Arimbi Institut Pariwisata Trisakti : Vienna Artina Sembiring, M.Pd, M.Par (Materi: Teori dan Praktik Penerapan CHSE – 5 Peserta)
  • Ruang Teaching Room Studio 28 Institut Pariwisata Trisakti : Novita Mulyaningrum, M.Par (Materi: Teori dan Praktik Penerapan Table Set Up dan Folding Napkin- 5 Peserta)

Secara keseluruhan, tahapan pelaksanaan pelatihan di setiap sesi berjalan dengan sangat tertib, interaktif, dan disiplin. Kelancaran kegiatan ini merupakan hasil dari tingginya antusiasme serta rasa tanggung jawab para peserta, yang dipadukan dengan koordinasi presisi antara Pusat Bisnis Kepariwisataan, tim instruktur Institut Pariwisata Trisakti, dan perwakilan dari Kementerian Luar Negeri.

Kegiatan registrasi dan administrasi yang dilaksanakan di area Teaching Resto Arimbi, serta disambut dengan semangat profesionalisme yang tinggi. Proses ini berjalan secara sistematis, di mana setiap peserta didampingi oleh staf administratif untuk memastikan kelengkapan berkas kepesertaan. Menjunjung tinggi kredibilitas institusi, panitia menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dalam proses verifikasi identitas sebelum peserta diarahkan memasuki ruang pelatihan.

Sebagaimana yang terdokumentasikan dalam kegiatan, suasana di dalam ruang pelatihan tampak sangat dinamis namun tetap berpusat pada nuansa akademis. Sebelum simulasi praktik dimulai, tim instruktur ahli memandu jalannya sesi pengarahan (briefing) teoretis. Arahan ini mencakup filosofi pelayanan, pengenalan standar peralatan, serta studi kasus penanganan tamu VVIP yang wajib dipahami oleh seluruh staf bawaan KEPPRI/WAKEPPRI.

Penyelenggaraan “Pelatihan Hospitality” ini diharapkan mampu memberikan dampak evaluatif dan aplikatif yang signifikan bagi para peserta. Kompetensi hospitality yang mumpuni merupakan salah satu pilar penunjang keberhasilan tugas-tugas perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.

Melalui sinergi ini, Institut Pariwisata Trisakti dan Kementerian Luar Negeri berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan standar pelayanan global yang tidak hanya memenuhi kebutuhan administratif, tetapi juga mampu memberikan impresi positif di kancah internasional. Hal ini selaras dengan visi institusi untuk terus berkontribusi nyata dalam penciptaan sumber daya manusia yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing global.

Visited 2 times, 2 visit(s) today
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

Leave a Reply