Bogor, 15 Agustus 2026 – Institut Pariwisata Trisakti (IP Trisakti) terus mendorong penguatan ekosistem inovasi, kewirausahaan, dan hilirisasi hasil riset di lingkungan perguruan tinggi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan dan studi banding pimpinan IP Trisakti ke Science Techno Park (STP) IPB University, Bogor.
Kegiatan ini menjadi sarana bagi IP Trisakti untuk mempelajari praktik baik IPB University dalam mengembangkan kawasan berbasis inovasi, pengelolaan inkubator bisnis, perlindungan kekayaan intelektual, komersialisasi hasil penelitian, serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri.
Delegasi Institut Pariwisata Trisakti dipimpin oleh Rektor Institut Pariwisata Trisakti, Fetty Asmaniati, S.E., M.M., didampingi Wakil Rektor III Dr. Novita Widyastuti, M.Si.Par., Dekan Vokasi Dr. Amrullah, M.Hum., M.Si.Par., Kepala Pusat Bisnis Joko Haryono, S.Pd., M.Par., Wakil Kepala Pusat Bisnis Nur Chairunnisa, M.Par., serta Tri Djoko Sulistiyo dari bagian Kerja Sama.
Rombongan IP Trisakti diterima oleh jajaran Science Techno Park IPB University, di antaranya Prof. Dr. Ir. Tri Prartono, M.Sc., selaku Wakil Kepala Lembaga Bidang Pengembangan Agromaritim dan Science Techno Park; Prof. Dr. Ir. Rokhani Hasbullah, M.Si., selaku Wakil Kepala Bidang Inkubator Bisnis dan Kemitraan Industri; serta Deva Primadia, M.Si.

Dalam sesi pemaparan dan diskusi, tim Science Techno Park IPB University menjelaskan pengembangan kawasan STP sebagai bagian dari ekosistem inovasi yang mengintegrasikan kegiatan penelitian, pengembangan produk, inkubasi bisnis, hilirisasi, hingga komersialisasi hasil inovasi perguruan tinggi.
Kawasan Science Techno Park IPB University didukung oleh berbagai fasilitas, antara lain Multi Tenant/GSC, Inkubator Bisnis 1, Inkubator Bisnis 2, Inkubator Bisnis 3, Pilot Plant, IPB Press, Teaching Industry, Halal Incubator, PT BLST, Collaborative Research Center, serta sejumlah fasilitas pendukung pengelolaan Science Techno Park.

Keberadaan berbagai fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung proses pengembangan inovasi secara menyeluruh, mulai dari tahap penelitian dan penciptaan ide, pengembangan serta pengujian produk, pendampingan usaha melalui inkubasi bisnis, hingga proses hilirisasi dan komersialisasi produk inovatif.
Selain membahas pengembangan kawasan dan inkubator bisnis, tim IPB University turut memaparkan strategi pengelolaan kekayaan intelektual dan komersialisasi inovasi. Berdasarkan materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kekayaan intelektual IPB University meliputi 1.892 hak cipta, 1.250 paten, 102 merek, 17 desain industri, serta 14 Perlindungan Varietas Tanaman (PVT).
Pemaparan tersebut memberikan gambaran kepada delegasi IP Trisakti mengenai pentingnya membangun ekosistem penelitian yang tidak hanya menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga mampu mendorong perlindungan kekayaan intelektual, pengembangan produk, kemitraan dengan industri, serta pemanfaatan hasil riset yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, delegasi IP Trisakti juga berkesempatan mengunjungi Gedung Startup Center. Pada sesi tersebut, rombongan berdiskusi dengan salah satu alumni IPB University, Al Fiqie, yang berbagi pengalaman dalam merintis dan mengembangkan usaha rintisan (startup), termasuk keberhasilannya memperoleh hibah pendanaan (grant) untuk mendukung pengembangan bisnis.

Diskusi tersebut memberikan perspektif praktis mengenai proses membangun sebuah startup, pentingnya pendampingan dan ekosistem inkubasi, serta peran perguruan tinggi dalam membantu mahasiswa maupun alumni mengembangkan ide bisnis hingga memiliki peluang untuk memperoleh pendanaan.
Melalui kunjungan dan studi banding ini, pimpinan Institut Pariwisata Trisakti memperoleh berbagai referensi dan praktik baik yang dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan Science Techno Park, inkubator bisnis, kewirausahaan, pengelolaan kekayaan intelektual, hilirisasi hasil penelitian, serta kemitraan dengan dunia usaha dan industri di lingkungan IP Trisakti.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Institut Pariwisata Trisakti dan IPB University, khususnya dalam pengembangan inovasi, kewirausahaan, penelitian terapan, inkubasi bisnis, dan penguatan hubungan perguruan tinggi dengan industri.
Dengan penguatan ekosistem tersebut, Institut Pariwisata Trisakti berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya inovasi serta usaha rintisan yang berdaya saing sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor pariwisata dan industri terkait.
