JAKARTA, 11 Juli 2026 – Institut Pariwisata Trisakti melalui Pusat Bisnis Kepariwisataan sukses menyelenggarakan Test of English for International Communication (TOEIC) Internasional bagi mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) angkatan 2025 dan mahasiswa Reguler angkatan 2023 pada Sabtu (11/7). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung A Lantai 4 Kampus Institut Pariwisata Trisakti ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa sekaligus memenuhi salah satu persyaratan akademik menuju kelulusan.
Pelaksanaan tes bekerja sama dengan International Test Center (ITC) sebagai lembaga penyelenggara resmi yang menyediakan pengawas profesional sesuai standar internasional. Sebanyak 165 mahasiswa mengikuti ujian yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan menerapkan prosedur pelaksanaan yang mengacu pada standar operasional TOEIC Internasional.
Untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran proses ujian, peserta dibagi ke dalam enam ruang kelas. Mahasiswa program Reguler menempati ruang 401A, 402A, dan 403A, sedangkan mahasiswa program RPL mengikuti ujian di ruang 404A, 405A, dan 406A. Setiap ruang diawasi oleh satu orang petugas dari ITC yang memastikan seluruh tahapan ujian berjalan sesuai prosedur.
Petugas yang bertugas pada pelaksanaan tes ini terdiri atas Tri Widihastuti di ruang 401A, Riezqi Putra Afsya di ruang 402A, Wahyu Putra Nugraha di ruang 403A, Agung Prabowo Y. di ruang 404A, Berry Choresyo di ruang 405A, serta Aprilia E. Triani di ruang 406A. Kehadiran para petugas profesional tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga objektivitas, kredibilitas, dan integritas pelaksanaan ujian.
Sejak pagi hari, peserta mulai melakukan registrasi di area Gedung A Lantai 4. Proses pendaftaran berlangsung tertib dengan pendampingan dari panitia dan staf administrasi yang membantu peserta melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen sebelum memasuki ruang ujian. Antusiasme mahasiswa terlihat dari kedatangan peserta yang hadir tepat waktu dan mengikuti setiap tahapan registrasi sesuai arahan panitia.

Sebagai bentuk komitmen terhadap penyelenggaraan ujian yang kredibel, seluruh peserta diwajibkan menjalani proses verifikasi identitas sebelum memasuki ruang ujian. Setiap mahasiswa menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) asli kepada petugassebagai bagian dari prosedur standar yang ditetapkan oleh International Test Center (ITC). Tahapan ini dilakukan untuk memastikan validitas identitas peserta sekaligus menjaga integritas hasil ujian.

Suasana tertib dan kondusif juga tampak di area depan ruang ujian. Para peserta dengan disiplin mengantre sesuai ruang yang telah ditentukan sambil menunggu arahan dari panitia dan petugas. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik berkat koordinasi yang solid antara Pusat Bisnis Kepariwisataan, tim ITC, serta panitia pelaksana.

Sebelum ujian dimulai, seluruh peserta mengikuti sesi briefing di dalam ruang kelas. Pada sesi ini, petugas memberikan penjelasan mengenai tata tertib pelaksanaan ujian, mekanisme pengisian identitas pada lembar jawaban, tata cara pengerjaan soal Listening dan Reading, pembagian waktu, serta berbagai ketentuan yang wajib dipatuhi selama ujian berlangsung. Briefing tersebut bertujuan memastikan seluruh peserta memahami prosedur teknis sehingga pelaksanaan ujian dapat berlangsung secara tertib dan sesuai standar internasional.
Pelaksanaan Tes TOEIC Internasional ini menjadi salah satu bentuk komitmen Institut Pariwisata Trisakti dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi bahasa Inggris sesuai kebutuhan industri. Bagi mahasiswa Reguler angkatan 2023, sertifikat TOEIC juga menjadi salah satu persyaratan akademik untuk mengikuti sidang skripsi maupun tugas akhir.
Melalui penyelenggaraan tes ini, Institut Pariwisata Trisakti berharap mahasiswa tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga memperoleh pengakuan kompetensi bahasa Inggris yang dapat meningkatkan daya saing di dunia kerja, khususnya pada sektor pariwisata yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen institusi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, profesional, dan berstandar global.
