Institut Pariwisata Trisakti mendapatkan kepercayaan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemerintah Procinsi DKI Jakarta untuk melaksanakan Kajian tentang Implementasi Pariwisata Regeneratif pada Destinasi pariwisaata. Salah satu rangkaian kegiatan kajian tersebut adalah dengan menyelenggarakan FGD Implementasi Pariwisata Regeneratif pada Destinasi Pariwisata. FGD diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 8 Juli 2026 di Pav. Raden Saleh Artotel Curated – Ruang Dini Jl. Cikini Raya No. 8, Cikini, Kec. Menteng, Kota Jakarta.
Acara diawali oleh laporan dari Ketua Tim Pusat Kajian Pariwisata Trisakti Prof. Dr. Willy Arafah, D.B.A.. Anggota tim dari Institut Pariwisata Trisakti yaitu, Dr. Purwanti Dyah Pramanik, M.Si., Adam Rachmatullah M.Sc., Oktovianus, S.Hut., M.Sc.,Hanni Adriani, S.P., M.Si. dan empat orang mahasiswa yaitu Azka Aqwamul Mar’ah (Program Studi D IV Usaha Perjalanan Wisata) dan dari Program Studi S1 Pariwisata Sandreea Chelsea Halim, Muhammad Reihan Alfareza, serta Achmad Naufal Pinaring Gusti.

Selanjutnya acara dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Bapak Bima Agung selaku Kepala Bidang Data, Informasi, dan Pengembangan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta. Dalam sambutannya Bapak Bima Agung menyampaikan bahwa konsep pariwisata regeneratif Jakarta merupakan pusat aktivitas wisata, sekaligus instrumen pemulihan dan peningkatan kualitas kawasan perkotaan secara menyeluruh. Melalui pendekatan regeneratif, pembangunan pariwisata regeneratif Jakarta diarahkan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara wisatawan, masyarakat, dan ekosistem kota sehingga mampu menghadirkan destinasi perkotaan yang modern, inklusif, berkelanjutan, dan tetap berakar pada identitas lokal, sebagaimana visi pengembangan kawasan metropolitan terpadu. Anggota tim dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang hadir antara lain Bapak Heru, Bapak Tirta, dan Ibu Nuri.
FGD menghadirkan 7 (tujuh) narasumber, yaitu Plt. Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, diwakili oleh:Ibu Rickayatul Muslimah, S.T., M.Tr.A.P., Direktur Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital BAPPENAS, diwakili oleh Ibu Safira Mayasti Nurrahmani, S.T., M. Env., Ibu Dr. Diaz Pranita, S.T.Par., M.M Akademisi bidang Urban Tourism dari Universitas Indonesia, Bapak La Ode M. Rabiali, S.Hut., M.Sc. Profesional ahli bidang Pariwisata Perairan dan Kepulauan, Bapak Dr. R. Achmad Sunjayadi, M.Hum. Akademisi FIB UI/TACB Jakarta, Bapak Hermansyah, S.Si.Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Pramuka dan Dr. Moch Sabur, SE., MM., CDMS, CMA. Diskusi ini melibatkan undangan dari berbagai pemangku kepentingan, yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dan Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.

Dari hasil FGD ini diharapkan diperoleh rekomendasi terkait konsep pengembangan pariwisata regeneratif yang relevan diterapkan pada destinasi wisata di Jakarta, nama destinasi wisata Jakarta yang dapat mengimplementasi konsep pariwisata regeneratif, dan kebijakan yang dapat digunakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung program pengembangan pariwisata regeneratif di Jakarta.
