Harmoni Profesionalisme dan Spiritualitas: IP Trisakti Salurkan Santunan Anak Yatim pada Momentum 10 Muharram

Jakarta, 25/06/2026 -Dalam rangka memperingati Hari Asyura atau 10 Muharram 1448 Hijriah, Institut Pariwisata Trisakti (IP Trisakti) bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Ikhlas kembali meneguhkan komitmen sosialnya. Kegiatan diisi dengan menggelar acara Santunan dan Pemberian Bingkisan kepada Anak-Anak Yatim yang berlangsung khidmat di Masjid Al Ikhlas, Lantai 5 Kampus IP Trisakti, Bintaro, Jakarta Selatan, pada Kamis (25/6/2026).

Acara yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini dihadiri langsung oleh Rektor IP Trisakti, Ibu Fetty Asmaniati, Dekan Fakultas Vokasi, Bapak Amrullah, beserta segenap sivitas akademika, dosen, tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa. Hadir pula puluhan anak yatim beserta para pengasuh dari Yayasan Amal Mulia Cipulir, Panti Asuhan Yatim Piatu Jihadul Mukhlisin Rempoa, dan Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) Kodam.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan ibadah salat Ashar berjamaah yang dipimpin oleh Ustaz Habibullah. Suasana religius semakin kental saat seluruh hadirin bersama-sama melantunkan pembacaan Surat Yasin dan tahlil, dilanjutkan dengan menyimak tausiyah rohani yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Ridwan, hingga puncaknya berupa penyerahan santunan dan bingkisan.

Rektor IP Trisakti, Ibu Fetty Asmaniati, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kematangan spiritual dan empati sosial.

“Di Institut Pariwisata Trisakti, kami meyakini keberhasilan pendidikan sejati terletak pada keseimbangan antara profesionalisme kerja dan akhlak mulia. Melalui momentum berbagi di bulan Muharram ini, kita berupaya memperkecil sekat sosial dan merangkul anak-anak kita agar mereka merasakan kebahagiaan dan hak yang sama,” tutur Ibu Fetty. Beliau menambahkan bahwa karakter peka sesama ini sangat krusial bagi calon profesional pariwisata yang berbasis pada pelayanan (hospitality),” pungkasnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa industri pariwisata pada dasarnya bertumpu pada pelayanan (hospitality) dan kepekaan terhadap orang lain. Karakter mulia ini harus dibangun kuat sejak masa pendidikan agar tercipta keseimbangan antara profesionalisme kerja dan spiritualitas diri.

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Vokasi IP Trisakti, Bapak Amrullah, menjelaskan bahwa kepedulian sosial kampus telah terintegrasi dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Selain santunan berkala pada momen besar keagamaan, DKM Al Ikhlas IP Trisakti juga aktif menggalakkan program “Jumat Berkah” berupa penyediaan makan siang gratis bagi warga sekitar kampus.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran IP Trisakti membawa dampak pada kesejahteraan fisik dan mental (SDG 3) anak-anak dan warga sekitar. Lingkungan yang peduli dan asupan yang baik akan membantu tumbuh kembang mereka secara sehat dan sejahtera,” jelas Bapak Amrullah.

“Bagi anak-anak yatim yang memiliki potensi, kami membuka kesempatan lebar melalui program beasiswa penuh untuk menempuh kuliah di IP Trisakti. Langkah ini kami harapkan dapat menjadi bekal berkelanjutan agar mereka mandiri, memperoleh pendidikan yang layak, dan mampu meraih masa depan yang cerah,” tutur Bapak Amrullah.

Lebih jauh lagi, komitmen jangka panjang IP Trisakti difokuskan pada pemutus rantai kemiskinan sistemik melalui jalur pendidikan tinggi yang inklusif. Kampus membuka peluang beasiswa penuh bagi anak-anak panti asuhan yang berprestasi dan memiliki tekad belajar tinggi. Langkah strategis ini sejalan dengan SDG 1 (Tanpa Kemiskinan).

“Bantuan materiil sesaat tentu baik, namun investasi terbaik adalah pendidikan. Melalui program beasiswa penuh, kami memberikan alat bagi anak-anak yatim untuk berdaya secara ekonomi di masa depan, sehingga mereka mampu mengangkat derajat keluarga sekaligus mendukung target SDG 1 dalam menghapuskan kemiskinan,” tegas Bapak Amrullah.

Rasa haru dan apresiasi mendalam turut disampaikan oleh Bapak Agung, Pimpinan Panti Asuhan Yayasan Amal Mulia Cipulir. Beliau mengungkapkan rasa syukur karena IP Trisakti secara konsisten hadir memberikan perhatian, bahkan para mahasiswa juga rutin berkunjung untuk mengedukasi anak-anak panti.

Bapak Agung menceritakan salah satu bukti nyata kesuksesan program beasiswa tersebut melalui anak asuhnya yang bernama Imron. Setelah mendapatkan beasiswa penuh di IP Trisakti, kini Imron telah sukses bekerja di salah satu perusahaan travel ternama. “Kami sangat bersyukur atas kepedulian IP Trisakti yang tidak sekadar memberikan santunan, melainkan juga mengangkat derajat dan masa depan anak-anak kami melalui pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Kegiatan santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh Institut Pariwisata Trisakti pada momentum 10 Muharram sejalan dengan butir Sustainable Development Goals khuusnya pada SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui pemberian bantuan yang membantu meringankan beban ekonomi kelompok rentan, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan memberikan dukungan sosial dan emosional yang meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui upaya memperkuat kepedulian sosial dan memberikan kesempatan yang lebih setara bagi anak yatim sebagai bagian dari masyarakat yang membutuhkan.

Melalui momentum 10 Muharram Institut Pariwisata Trisakti kembali membuktikan komitmennya, bukan sekadar sebagai pusat keunggulan (center of excellence) ilmu pariwisata, melainkan sebagai kampus humanis yang berkarakter kuat dan membawa dampak sosial nyata bagi masyarakat sekitar.

Visited 7 times, 17 visit(s) today
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

Leave a Reply