Jakarta, 26 Maret 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas proposal hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Institut Pariwisata Trisakti melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) menyelenggarakan kegiatan Coaching Proposal Hibah BIMA 2025 pada Rabu, 26 Maret 2025. Kegiatan ini berlangsung secara daring dan diikuti oleh para dosen dari berbagai program studi di Institut Pariwisata Trisakti.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Wakil Rektor I Institut Pariwisata Trisakti, Bapak Agus Riyadi, M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dosen dalam penyusunan proposal hibah, mengingat persaingan yang semakin ketat dalam memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi penyusunan proposal yang berkualitas, sehingga semakin banyak dosen Institut Pariwisata Trisakti yang berhasil memperoleh hibah, baik dari BIMA Kemendikbudristek maupun skema pendanaan lainnya.
Sesi utama dalam kegiatan ini adalah Coaching Clinic yang menghadirkan Ibu Dr. Lusy Tunik Muharlisiani, M.Pd. dari Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya sebagai narasumber. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara rinci strategi penyusunan proposal yang sesuai dengan ketentuan hibah BIMA 2025. Beberapa aspek penting yang dibahas meliputi perumusan permasalahan, metodologi penelitian, penyusunan anggaran yang efektif, serta teknik menulis proposal yang menarik dan sesuai standar. Selain itu, narasumber juga memberikan wawasan mengenai pemanfaatan platform BIMA sebagai sistem pengelolaan hibah yang digunakan oleh Kemendikbudristek. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami secara langsung bagaimana cara mengunggah proposal, mengisi data yang diperlukan, serta menghindari kesalahan teknis yang dapat menghambat proses seleksi. Diskusi dalam sesi ini berlangsung interaktif, dengan banyak peserta yang mengajukan pertanyaan terkait berbagai tantangan dalam penyusunan proposal hibah. Narasumber memberikan masukan dan tips praktis agar proposal yang diajukan dapat lebih berpeluang mendapatkan pendanaan.
Kegiatan ini ditutup oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ibu Dr. Devita Gantina, M.Par. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi antusiasme peserta dan menegaskan bahwa P3M Institut Pariwisata Trisakti akan terus memberikan pendampingan bagi dosen yang ingin mengajukan proposal hibah. Beliau berharap bahwa melalui coaching ini, jumlah proposal hibah dari dosen Institut Pariwisata Trisakti yang berhasil mendapatkan pendanaan dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi dunia akademik maupun industri pariwisata.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Institut Pariwisata Trisakti melalui P3M semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen-dosen diharapkan lebih aktif dalam mengajukan proposal hibah serta menghasilkan penelitian yang inovatif dan aplikatif bagi kemajuan pariwisata dan bidang terkait lainnya.